Iman’ku berkata benar
Saat emosiku mulai menguasai nalar
Iman’ku sekedar mengingatkan tanpa hingar-bingar
Tentang cintanya yang sangat besar
Iman’ku kan selalu ada
Setia menemani aku yang sedang ketakutan
Iman’ku, masiih saja ada
Meski aku sedang dalam keraguan
Yaaa, Imaan’ku masih ada
Meski berfluktuasi terus-terusan!
Lihaat, damai yang Iman tawarkan
Selalu tersenyum saat ia menenangkan keresahan
Dengan caranya, surga kecil telah ia ciptakan..
Secuil kebahagiaan hidup yang ia berikan, begitu sederhana dan nyaman
Dengarkan, kini aku yang berucap syukur atas Iman
Karena masih ber’Iman dan se’Iman bersamaan
Merasa cukup beruntung, karena dengannya tak perlu terseok tanpa tujuan
Dengannya kan merasa dicinta, tidak perlu sendirian
Semoga semuanya tak lekang ..
Setidaknya, sampai nanti, saat semua kan hilang
Saat hanya ada aku dan Tuhan..
Aku ingin menyimpan Iman!
