I won’t say that I’m totally right…
U did it…
Didn’t I say that I may wrong? Yes I did…
(25-01-2007.. 07:51:33)
Saya masih ingin bertingkah konyol di depannya atau bahkan mereka,
Sekalipun badut itu bukan saya
Terkadang, saya malaah bertingkah salah
Tapi bukan berarti saya layak disebut pecundang
Hanya saja, saya masih belum menemukan jawaban-jawaban
Konon, malah proses hidup yang menyarankan,
Bahwa menjadi manusia belum lengkap tanpa berbuat kesalahan
Sesungguhnya siapa yang berhak membenarkan?
Lalu datanglah dia
Berpendapat “sama” seperti yang lainnya
Saya yang masih keheranan, karena merasa tak mendapat dukungan
Cepat-cepat beranjak, berpikir, kesalahan apalagi yang saya ulaang
Self-confidence saya serasa dimatikan.. Sempat merasa tak bernalar
Gamang.. mulai menyadari satu hal.. mulai meracau yang tak benar
Rupanya, proses pencarian status diri dalam kehidupan,
Terganjal oleh keinginan yang tidak selalu sejalur dengan kenyataan!
Reality bites!
Inikah rasanya dikecewakan?
Tapi tak cukup beralasan untuk menyalahkan!
Ouch, dear sweetheart
You’ve just messed up my mind
Segala fakta itu tidak selalu patut menjadi pembenaran
Dan maaf, SEHARUSNYA.. (seharusnya menurut saya, bukan mereka)
Pagi kemarin, Ia tidak berpikir, berpendapat, dan bersikap.. SEBATAS ITU SAJA!
PS:
Nanti.. semoga kamu mengerti
Kenapa aku, begitu ingiiiiin keluar dari “tempat” ini

upsss…..tak ada yang salah nduk….
semua akan berpikir benar tentang dunianya…bukan hanya dalam kasih dan sayang…
tersenyumlah jika mereka mengatakan sesuatu…percayalah, semua akan baik-baik saja….
take care ya….
Comment by djim — January 30, 2007 @ 4:57 pm