yaah, begini saja..
melenggang kesini dan kesana
berjalan jalan pernah merangkak atau berlarian
mendengar dan didengar obrolan mereka
melihat dan dilihat apa apa yang indah maupun nelangsa
yaah, begini saja
menerima cibiran sekaligus pujian..
kontradiksi warna warni kehidupan
berharap semua kan baik-baik saja
menghaturkan segala yg membahagiakan
Untuk semua perbedaan, untuk semua kenangan
** Nama Orkestra Djadug, yang inspirasional **
bersama saja..
berbagi cerita dalam diam
menembus masa hingga lewat senja
temani aku yang sedang tak tau arah
yaah..
kemanapun saja..
**
Terimakasih, untuk kebersamaannya
Untuk Mas Ganteng ataupun Geboy yang penuh kenangan
What is soulmate?
Is it a myth, or, it just your faith..
Who is it.. Who are they..
Are they your friends, Ur boy/girlfriends, Ur spouse, Ur parents, Ur child, Ur brotherhood or sisterhood, or, it might be your ex boy/girlfriends..
Hey, it seems could be anyone???
Soulmate, ada juga yang bilang kalo itu jodoh kita. Ada yang bilang kalo itu belahan jiwa kita, seseorang yang "nyambung" sama kita, uhmm, ya, seseorang yang bakalan jadi pasangan kita.. IYAKAAAH? Naaah, terus gimana dong dengan mereka yg memilih untuk hidup melajang? Atau, mereka-mereka yg masih lajang.. Apa iyaa, Tuhan sudah menciptakan "pasangan" kita masing-masing, meski itu masih gaib adanya.. Apa iya, pasangan kita yg sekarang itu, adalah jodoh atw soulmate kita? Apa iyaa, soulmate itu cuman berlaku untuk pacar atau suami/istri kita? Hmm, itu rada gampang-gampang susah dijawab, yaah, diperlukan keyakinan dan keberanian menjawab… Dan itu, menurut saya, termasuk ke dalam hal-hal yang metafisika.. Ngga cukup nalar yang diandalkan, tapi ya itu tadi, keyakinan dari dalan hati yg terdalam, sampai bikin kamu mengangguk dengan pasti, dan berkata "IYA" ..
Saya dulu sempat berpikir, bahwa mantan pacar yg "bermacam-macam" itu adalah soulmate saya. Sempa juga berharap, saya akan menikah dengan salah satu diantaranya. Sampai akhirnya, semua harapan2 itu, sebagian diendapkan, dan ada yg harus dilupakan. Ya, saat seseorang sedang menjalin sebuah hubungan, apakah wajar (dan memang seharusnya) untuk ‘bermimpi tentang sebuah pernikahan?’ .. Apa ini memang efek samping dari rasa jatuh cinta yang berjuta-juta rasanya? Apa ini tujuan akhir dari pengharapan kita dari sebuah hubungan yang justru, adalah awal dari sebuah kehifupan? Apa ini malah salah satu bentuk "pemaksaan" yg ditudingkan pada kaum beberapa kaum perempuan pada laki-laki mereka dengan alasan usia, status sosial, produksi rahim mereka yg berjangka, serta bukti keseriusan dalam suatu hubungan? Apa iya, ajakan yg ditawarkan oleh kaum laki-laki kebanyakan ini, hanyalah kamuflase, omong doang tanpa bukti juga, gombalan klasik yg sudah terlanjur melibatkan banyak pihak, kepentingan birahi dan lagi-lagi status sosial, atau, alasan-alasan yg tidak baik lainnya yg ngga pantas dijadikan alasan? Naudzubillah, hayoo, jujurkan alasan kita!!!
Beberapa hubungan juga ternyata berakhir dengan perpisahan. Ada yang baik-baik saja, ada juga yg saling menjauh karena tidak baik-baik saja. Benar juga, antara cinta dan benci, itu tipiiiiiiiiiis bedanya. Mantan pacar yg sempat mengajak menikah, bisa saja menjauh sejauh-jauhnya. Teman dekat yang ngga pernah kita sangka sebelumnya, eh, tiba-tiba menawarkan cinta yg begitu besar, dan mengajak menikah. Jodoh bisa siapa saja, dimana dan kapan saja. Kita ngga pernah tau rencana Tuhan. O ya, dulu saya sempat bilang.. Jalani saja, meski hampir mampus rasanya. Yup, mau hidup kita jungkir balik adanya, uufggh, tetap harus hidup untuk hidup kaan.. kalopun ada sesuatu nantinya, "wayahna" .. sembari bersabar dan berjalan sesuai keyakinan sajah! Yaah, it’s easier to say then act.. but belive me, I’ve been there gal.. Daan, dengan begini, ternyata, ada banyak cara untuk menemukan soulmate kita.. sederhananya, ya itu tadi, yg nyambung dengan kita, yg masih akan tetap dan selalu malah ada, diantara gelak maupun isak kita.. (semoga prediksi saya benar ya, kalo benar, saya layak ngga disebut souolmate Anda, hehehe)
Saya juga bingung ni kalo ditanya, "Emangnya, Mbak Re dah nemu soulmate’nya ya?" .. "Siapa?" .. "Kapaan?" .. "Dimana?" .. "Ko bisaa?" .. Kalopun mereka-mereka yg dianggap soulmate adalah mereka yang baik, pengertian, penuh cinta dan sayang, menerima saya apa adanya, saling mendukung dan mendoakan, akan banyak sekali "soulmates" saya. I have a list on it. Ada Ibu dan Bapak tercinta, Mas Heru, kakak tersayang, belum lagi para sahabat. Pasangan pun menjadi begitu berharga nilainya hingga layak disebut soulmate juga..
So, what is soulmate then.. Mau tidak mau, saat nanti, saya mendapatkan pertanyaan seperti ini, saya akan perlu sedikit waktu untuk berpikir.. Mencoba jujur pada diri sendiri, dan lebih menghargai "mereka" yg sebenarnya lebih layak sebagai soulmate untuk diakui. Konon, kita tidak akan perlu waktu lama untuk berpikir (menjawab) saat kita sudah yakin, tapi untuk saya pribadi, perlu waktu yg ngga instan untuk berpikir tentang pertanyaan penting ngg apenting ini.. Uhhmm, mungkin, saya akan tersenyum simpul saja nanti.. Sambil berpikir keras dalam hati "Gw mesti jawab apa dan sapaa nii" .. atau "Waduuh, soulmate yang manaaaa niii, xixixixi" ..
** Selamat mencari belahan jiwanya ya, teman.. **