November 23, 2007

Antara Shinchan dan La Tahzan..

Filed under: Uncategorized

J_prette_4022        Dua-duanya, menurut saya, adalah buku bagus. Nuwunsewu sebelumnya, kalo penempatan ataw perbandingannya ngga seimbang dan tidak pada tempatnya. Tapi jujur, dua-duanya benar-benar menghibur. Terbukti, sore tadi, flu berat saya yg hampir seminggu ini, plus 3 harinya mesti kehilangan suara sendiri, terobati dengan adanya dua buku tadi.

       La Tahzan, kado pemberian Ibunda. Buku itu menjadi begitu penting pada saat April hingga Juni kemarin, sebagai salah satu pelipur lara. Waktu itu memang sedang sakit, tapi bukan influenza, hmmm, sakiit, sakiiit hati tepatnya, hehehe. Alahmdulillah, bisa terlewati juga ternyata. Saya sangat mensyukuri cinta dari Keluarga, para sahabat, dan dua buku hebat. The power of love, kejadian juga pada kehidupan saya, sering malaah.
        Naaah, meski sempat ada perdebatan bahwa komik Crayon Shincan tidak layak dibaca [utk yg belum dewasa] karena tidak mendidik serta vulgar, buat saya pribadi, komik itu ngga separah "itu" kook. Yaah, narasi serta gambar yg kadang2 emang "bukan untuk anak-anak", tapii, lagi-lagi saya harus memuji ide sang penulis yg menggambarkan apa yg ada di pikiran anak kecil bernama Shincan itu, yaah pikiran anak kecil yg ngga biasa tetntu, bisa juga menjadi pelajaran di balik niatan menghibur. Namanya juga komik, "mereka" bercerita dengan "gayanya sendiri".
        Dan La Tahzan, sangat jelas niatan "menghiburnya". Jangan bersedih, "petuah" langsung yg diadopsi dari Al Quran suci.  Ada yg berpendapat "beraat isinya", karena sudah kadung segan liat hurup arabnya, ada juga menyangka bukan bacaan mereka karena bukan bagian umat muslim ternyata. Ndaak apa apa, kita toh mesti menghargai kan pilihan dan pendapat "pembaca"..

 

** Antara La Tahzan dan Shincan, keduanya tergeletak di kasur saya seharian.. 

Filed under: Uncategorized

dan begitulah..
secuil ketakutan akan rasa kehilangan semakin merajah
kebahagiaan pun terkadang masih beriringan dengan kesedihan
kalau sudah sedih, tiba-tiba saja merasa ketakutan
apakah iya.. apa-apa yg ada dalam kehidupan
akan berpulang pada Sang Empunya Alam?
sayang..
semua itu tak semudah membalikkan telapak tangan?

** dan begitulah, saat semua tak bisa berulang **

Filed under: Uncategorized

Dear A..

apa namanya saat sepi, kini yg paling ku ingini
apa yg hebat, saat ego semakin meruncing dan meninggi
apa itu cinta, saat masih saja sabar menanti dengan penuh kasih

 

* aku sakit, tapi kamu jauh sekali *

November 22, 2007

A Woman’s Last Word

Filed under: Uncategorized

Let’s contend no more, Love
Strive nor weep
All be as before, Love
Only sleep!
What so wild as words are?
I and thou
In debate, as bird are,
Hawk on bough!

See the creature stalking
While we speak!
Hush and hide the talking,
Cheek on cheek!
What so false as truth is,
False to thee?
Where the serpent’s tooth is
Sbun the tree

Where th apple reddens
Never pry
Lest we lose our Edens,
Eve and I
Be a god and hold me
With a charm
Be a man and fold me
With the arm
Teach me, only teach Love
As I ought
I will speak thy speech Love
Think thy thought

Meet, if thou require it
Both demands
Laying flesh and spirit,
In thy hands
That shall be to-morrow
Not to-night
I must bury sorrow
Out of sight

Must a little weep, Love
(Foolish me!)
And so fall asleep, Love
Loved by thee.

** R. Browning **

Mind Game (part deux)

Filed under: Uncategorized

baiknya dibicarakan..

nanti saja.. endapkan

mau sampai kapaan?

belum tahu, sudahlaah.. lupakan

jadi gimana, endapkan saja, atau dilupakan

ngga penting juga, udah lewaaat!

ooh, ini penting menurutku.. agar nantinya tak berulang

hmmm, terserah

maksudnya..

ya terserah saja..

apa harus seperti ini, selalu ya?

I’m being selfish here.. so what..

Not an answer for me

Really, then forget it

I can not

Yes you can

How could I?

Dunno’ yet

Hmmm…

Hmmmmmmmmmmm… Hmmmmmm

**  Someone was being a Drama Queen **

Inspirator

Filed under: Uncategorized

.. The Power of Love ..

       Mungkin, bukan saya saja yg berdecak kagum saat siaran Andy’s Diary taken from Kick Andy Show selesai ditayangkan. Hmmm, beberapa episode yg begitu "hebat", sukses dibawakan oleh Om Andy dengan gayanya yg konon garing, ngga menarik, tapi, "keren" menurut saya. Dia memang seorang jurnalis, with his own style, acara itu tetap apik.. dan tentunya, (masih menurut saya tentunya) MENARIK.
        Tema topik kali ini adalah "The Power of Love" .. Bagaimana keuatan cinta sanggup "menaklukkan segalanya". Singkat cerita, penayangan kembali beberapa episode seperti "Mencari Akar di Luasnya Dunia", "Berebut Cinta dengan Narkoba", "Laskar Pelangi", "Si Buyung" (saya lupa judulnya), sampai kisah persahabatan antara si minoritas dan mayoritas (lagi-lagi saya lupa judulnya, uufggh).. Betul-betul menggambarkan makna cinta yg global. Tidak hanya dari kisah setianya seorang perempuan yg tetap menemani calon suaminya (yg akhirnya dinikahi karena komitmennya pada Tuhan) yg seorang pilot, mengalami kecelakaan dan cacat
, tapi juga cinta dan kesabaran dari seorang pemain sepakbola senior sekaligus  ayah, dari anak-anak yg ketergantungan narkoba. 
        Belum lagi kisah si Buyung, seorang Tuna Netra yg tinggal  hanya dengan Ibunya  yg renta. Namun merekan enggan menyerah dgn keadaan. Terbukti dgn setiap harinya mereka harus menempuh jarak sejauh 40 km ke kota untuk menjual sapu lidi buatan Buyung (yg Tuna Netra) untuk kehidupannya. Saat Om Andy bercerita, bahwa dia sempat larut dan emosional saat Ia melihat seorang Buyung yg tidak bisa menjawab pertanyaannya, selain buliran bening di pipi tirusnya. "Jadi, Buyung hanya tinggal berdua dengan Emaak" .. Tanya Andi.. "Ya" jawab Buyung singkat.. "Lalu bagaimana ini kalo Emak sudah meninggal" tanya Andi lagi… Seorang kerabat Buyung mencoba menerjemahkan pertanyaan itu pada Buyung.. Dan Buyung hanya menopangkan tangannya ke wajah, sembari  mengusap rambut putihnya berlahan.. Bibirnya rapat, menahan isak.. "Saya tidak usah hidup lagi kalau begitu.. Sudah tidak ada kehidupan lagi" .. Lirih Buyung.. Dan Om Andy pun seketika itu menangis.
         Hmmm, masih banyak cerita lain yg bisa dipelajari. Saya mengutip tadi, bahwa saat ini, banyak sekali tayangan yg mengajak kita untuk mengasah otak, tapi jarang ada yg MENGASAH HATI. Om Andy benar-benar seorang Jurnalis yg baik dan cerdik.. Dengan caranya sendiri, tentu bersama tim, mereka mengingatkan saya, bahwa inspirator-inspirator "tadi" memang ada di kehidupan nyata. Cinta sejati memang hanyalah pada Sang Pencipta, tapi sebagai Hablumminnannas, baiknya juga turut peduli dan cinta pada sesama.
        Yaah, lagi-lagi tentang cinta.. dan masih juga tentang cinta.. begitu hebatnya cinta orang tua pada anaknya hingga mereka "masih akan mau" menerima kekurangan anak-anaknya. Begitu hebatnya cinta, dalam kesetiaan, dalam penolakan, dalam perbedaan dalam setiap diri pasangan.. Begitu hebatnya cinta, kalau bukan kita yg cinta pada lingkungan sendiri, mau dijadikan apa Bumi ini nanti.. dan begitu hebatnya cinta, maturnuwun sanget Gusti, ingkang Maha Pemberi, apapun, untuk hari kemarin, sekarang maupun nanti..

** Terimakasih, untuk cinta yg sudah diberi **

 

November 21, 2007

Sinten Remen **

Filed under: Uncategorized

yaah, begini saja..

melenggang kesini dan kesana

berjalan jalan pernah merangkak atau berlarian

mendengar dan didengar obrolan mereka

melihat dan dilihat apa apa yang indah maupun nelangsa

yaah, begini saja

menerima cibiran sekaligus pujian..

kontradiksi warna warni kehidupan

berharap semua kan baik-baik saja 

menghaturkan segala yg membahagiakan

Untuk semua perbedaan, untuk semua kenangan

 

** Nama Orkestra Djadug, yang inspirasional ** 

 

 

D 1527 BC

Filed under: Uncategorized

bersama saja..

berbagi cerita dalam diam

menembus masa hingga lewat senja

temani aku yang sedang tak tau arah  

yaah..

kemanapun saja..

 

 

**
Terimakasih, untuk kebersamaannya

Untuk Mas Ganteng ataupun Geboy yang penuh kenangan

 

November 11, 2007

Filed under: Uncategorized
 
 
 
.. she’s nice . .
 
 
 
 
 
* Thanks, Ma..
 

Soulmate?

Filed under: Uncategorized

What is soulmate?

Is it a myth, or, it just your faith..

Who is it.. Who are they.. 

Are they your friends, Ur boy/girlfriends, Ur spouse, Ur parents, Ur child, Ur brotherhood or sisterhood, or, it might be your ex boy/girlfriends..

Hey, it seems could be anyone???

 

        Soulmate, ada juga yang bilang kalo itu jodoh kita. Ada yang bilang kalo itu belahan jiwa kita, seseorang yang "nyambung" sama kita, uhmm, ya, seseorang yang bakalan jadi pasangan kita.. IYAKAAAH? Naaah, terus gimana dong dengan mereka yg memilih untuk hidup melajang? Atau, mereka-mereka yg masih lajang.. Apa iyaa, Tuhan sudah menciptakan "pasangan" kita masing-masing, meski itu masih gaib adanya.. Apa iya, pasangan kita yg sekarang itu, adalah jodoh atw soulmate kita? Apa iyaa, soulmate itu cuman berlaku untuk pacar atau suami/istri kita? Hmm, itu rada gampang-gampang susah dijawab, yaah, diperlukan keyakinan dan keberanian menjawab… Dan itu, menurut saya, termasuk ke dalam hal-hal yang metafisika.. Ngga cukup nalar yang diandalkan, tapi ya itu tadi, keyakinan dari dalan hati yg terdalam, sampai bikin kamu mengangguk dengan pasti, dan berkata "IYA" ..

        Saya dulu sempat berpikir, bahwa mantan pacar yg "bermacam-macam" itu adalah soulmate saya. Sempa juga berharap, saya akan menikah dengan salah satu diantaranya. Sampai akhirnya, semua harapan2 itu, sebagian diendapkan, dan ada yg harus dilupakan. Ya, saat seseorang sedang menjalin sebuah hubungan, apakah wajar (dan memang seharusnya) untuk ‘bermimpi tentang sebuah pernikahan?’ .. Apa ini memang efek samping dari rasa jatuh cinta yang berjuta-juta rasanya? Apa ini  tujuan akhir dari pengharapan kita dari sebuah hubungan yang justru, adalah awal dari sebuah kehifupan? Apa ini malah salah satu bentuk "pemaksaan" yg ditudingkan pada kaum beberapa kaum perempuan pada laki-laki mereka dengan alasan usia, status sosial, produksi rahim mereka yg berjangka, serta bukti keseriusan dalam suatu hubungan? Apa iya, ajakan yg ditawarkan oleh kaum laki-laki kebanyakan ini, hanyalah kamuflase, omong doang tanpa bukti juga, gombalan klasik yg sudah terlanjur melibatkan banyak pihak, kepentingan birahi dan lagi-lagi status sosial, atau, alasan-alasan yg tidak baik lainnya yg ngga pantas dijadikan alasan? Naudzubillah, hayoo, jujurkan alasan kita!!!

      Beberapa hubungan juga ternyata berakhir dengan perpisahan. Ada yang baik-baik saja, ada juga yg saling menjauh karena tidak baik-baik saja. Benar juga, antara cinta dan benci, itu tipiiiiiiiiiis bedanya. Mantan pacar yg sempat mengajak menikah, bisa saja menjauh sejauh-jauhnya. Teman dekat yang ngga pernah kita sangka sebelumnya, eh, tiba-tiba menawarkan cinta yg begitu besar, dan mengajak menikah. Jodoh bisa siapa saja, dimana dan kapan saja. Kita ngga pernah tau rencana Tuhan.  O ya, dulu saya sempat bilang.. Jalani saja, meski hampir mampus rasanya. Yup, mau hidup kita jungkir balik adanya, uufggh, tetap harus hidup untuk hidup kaan.. kalopun ada sesuatu nantinya, "wayahna" .. sembari bersabar dan berjalan sesuai keyakinan sajah! Yaah, it’s easier to say then act.. but belive me, I’ve been there gal.. Daan, dengan begini, ternyata, ada banyak cara untuk menemukan soulmate kita.. sederhananya, ya itu tadi, yg nyambung dengan kita, yg masih akan tetap dan selalu malah ada, diantara gelak maupun isak kita.. (semoga prediksi saya benar ya, kalo benar, saya layak ngga disebut souolmate Anda, hehehe)

        Saya juga bingung ni kalo ditanya, "Emangnya, Mbak Re dah nemu soulmate’nya ya?" .. "Siapa?" .. "Kapaan?" .. "Dimana?" .. "Ko bisaa?" .. Kalopun mereka-mereka yg dianggap soulmate adalah mereka yang baik, pengertian, penuh cinta dan sayang, menerima saya apa adanya, saling mendukung dan mendoakan, akan banyak sekali "soulmates" saya. I have a list on it. Ada Ibu dan Bapak tercinta, Mas Heru, kakak tersayang, belum lagi para sahabat. Pasangan pun menjadi begitu berharga nilainya hingga layak disebut soulmate juga..

        So, what is soulmate then.. Mau tidak mau, saat nanti, saya mendapatkan pertanyaan seperti ini, saya akan perlu sedikit waktu untuk berpikir.. Mencoba jujur pada diri sendiri, dan lebih menghargai "mereka" yg sebenarnya lebih layak sebagai soulmate untuk diakui. Konon, kita tidak akan perlu waktu lama untuk berpikir (menjawab) saat kita sudah yakin, tapi untuk saya pribadi, perlu waktu yg  ngga instan untuk berpikir tentang pertanyaan penting ngg apenting ini.. Uhhmm, mungkin, saya akan tersenyum simpul saja nanti.. Sambil berpikir keras dalam hati "Gw mesti jawab apa dan sapaa nii" .. atau "Waduuh, soulmate yang manaaaa niii, xixixixi" ..

 

 

** Selamat mencari belahan jiwanya ya, teman.. **