I’m Back
Saya sedang berpetualang di Ibukota..
Jujur, sempat shock juga. Maklum, pengalaman pertama "keluar" dari rumaah. Uuffghh, ritme kota’nya begitu cepat, Kopaja’nya, ya ampuun, saya mending naik angkot aja deh. Lalu tentaaang, makanan. Bandung emang layak dicinta, selain enaak dan bermacam-macam, juga MURAAH tentunya.. *baru terasa betapa pentingnya arti menabung* .. Lanjut.. Saya juga harus membiasakan diri untuk mendengar Homojakartaensis berbicara. Lantang, cepat, dan kadang cablak. Wataak, kebiasaan, tradisi, dan gaya hidup bahkan.. Duh Gusti Allah SWT, berikan saya kekuatan dan kesabaran yg (lebih) ekstra ya..
.. and I have to deal with it guys!!! ..
Beyond of those reasons, I really have to survive.. Here, there, or anywhere.. I should be my own weather.. Kemanapun saya, tentunya kan selalu ada norma yg saya junjung dan ingat. Dimanapun saya, sudah sepatutnya lah saya turut dalam aturan main disana. Adalah menjadi diri sendiri memang poin penting tentunya, tak berarti juga mengabaikan istilah "ojo dumeh" nantinya. Once, Mrs. Molly said, that we have to be someone who really appreciate one and each other. Being Ur own weather, doesn’t mean that U have to ignore Ur environment. Being Ur own weather, is the reflection of what U’ve got on Ur mind and soul.. Being Ur own weather, U are the decision maker.. Wish me luck!
*dedicated to Mrs. Molly Ayunda*
Thanks, for being my inspiration..
I’m gonna miss you so much
Regards, Re!

